Dalam mengatur tata suara masjid, sebaiknya hindari penggunaan efek seperti reverb atau echo, terutama di masjid yang ruangannya sudah bergaung. Penambahan efek tersebut justru dapat membuat ceramah dan khutbah semakin tidak jelas. Kalaupun sangat ingin menggunakan efek, tambahkan sedikit saja dan khusus untuk azan.

Khutbah dan ceramah harus mengutamakan kejelasan suara, bukan kemegahan. Hal ini berbeda dengan rekaman nyanyian, yang sering ditambahkan efek agar terdengar lebih merdu dan berdimensi. Namun, untuk percakapan, terutama khutbah dan ceramah, sebaiknya jangan menambahkan efek suara.

Coba perhatikan film-film. Suara dialog umumnya tidak diberi tambahan echo karena akan terdengar aneh dan tidak alami. Hal yang sama berlaku dalam sinetron atau acara bincang-bincang di televisi. Efek suara baru digunakan apabila memang dibutuhkan untuk mendukung suasana lokasi pengambilan gambar, misalnya adegan di dalam gua.

Atau untuk membuat suara setan kredit dalam film-film Warkop. 😀😀

Salam,
Kang Eep