Berikut adalah standar channel list mixer yang saya terapkan pada masjid-masjid dengan kebutuhan standar.
Channel 1: Mikrofon Muazin
Jenis mikrofon: dinamik.
Mikrofon ini digunakan untuk suara ke menara dan/atau ke dalam ruangan masjid.
Mengikuti ketentuan pemerintah, jenis suara yang diperbolehkan disiarkan melalui pengeras suara menara atau luar ruangan adalah azan.
Channel-channel berikutnya hanya bersuara di dalam masjid.
Channel 2: Mikrofon Imam
Jenis mikrofon: kondenser headworn atau headset.
Mikrofon ini hanya digunakan oleh imam. Posisi dan peruntukannya tidak boleh dipindahkan ke mimbar, apalagi digunakan untuk berjalan ke bagian lain di dalam masjid.
Perubahan posisi mikrofon akan mengubah kondisi setting, pola penerimaan suara, dan pantulan ruangan. Hal ini dapat meningkatkan potensi terjadinya feedback.
Channel 3: Mikrofon Mimbar atau Khatib
Jenis mikrofon: kondenser.
Mikrofon ini digunakan khusus untuk khatib di mimbar. Posisi dan peruntukannya tidak boleh diubah.
Channel 4: Mikrofon Informasi atau Pengumuman
Jenis mikrofon: dinamik atau kondenser.
Mikrofon ini digunakan untuk menyampaikan informasi kegiatan, laporan kas masjid, dan pengumuman lainnya, baik sebelum khatib naik mimbar maupun pada kegiatan lain.
Di beberapa masjid, saat salat Jumat biasanya terdapat sesi pengumuman. Namun, petugas yang menyampaikan pengumuman tidak diperbolehkan naik ke mimbar. Karena itu, BSA menyiapkan mikrofon khusus untuk keperluan tersebut.
Channel-channel berikutnya bersifat opsional atau tambahan.
Channel 5 dan Channel 6: Mikrofon Wireless
Jumlah: dua buah.
Mikrofon wireless hanya digunakan di dalam ruangan. Biasanya digunakan untuk pengajian, sesi tanya jawab, atau kegiatan sejenis.
Mikrofon ini boleh digunakan secara berpindah-pindah di dalam ruangan masjid.
Channel 7: Laptop
Input khusus untuk laptop.
Channel ini digunakan apabila audio dari laptop perlu diperdengarkan ke dalam ruangan, misalnya saat kajian, presentasi, atau pemutaran materi audio dan video.
Channel 8: MP3 Player
Input khusus untuk perangkat pemutar audio, seperti tarhim dan murattal lima menit sebelum salat.
Audio dari channel ini dapat disiarkan ke dalam maupun ke luar ruangan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Demikian standar channel list mixer yang biasa saya gunakan dan setting untuk masjid-masjid.
Semoga bermanfaat.
Salam,
Kang Eep
Konsultan Akustik & Sound System Masjid


