Pada hari Senin, 28 Juli 2025, Masjid Raya Puri Teluk Jambe mengundang saya untuk melakukan pengujian akustik dan asesmen peralatan sound system yang berada di masjid dan di Gedung Serba Guna (GSG). Saat akan melakukan pengujian akustik di GSG, ternyata masih terpasang dekorasi kain di dinding-dinding bekas acara pernikahan.

Ya sudah, saya tetap melakukan pengujian, sekaligus menjadikannya kesempatan untuk mengetahui bagaimana kondisi ruangan yang plafonnya terpasang gipsum, tetapi dinding-dindingnya terpasang kain. Kita ketahui, kain ini bersifat menyerap pantulan suara.

Hasilnya, seperti dalam salah satu sampel, cukup menakjubkan. Waktu dengung RT60 hampir berada di sekitar 1,6 detik sebagai ruang percakapan. Masih dapat digunakan untuk musik pernikahan yang membutuhkan RT60 sekitar 2 detik. Jadi, GSG ini kalau dipakai untuk seminar atau pelatihan sangat bagus karena kejelasan suaranya akan terjaga.

Ditambah pula dengan hasil ukur parameter Clarity C50 dan Definition D50 yang juga sangat menggembirakan. C50 hampir semuanya berada di atas -2 dB dan D50 di atas 50%. Ini bisa menjadi contoh bagi GSG lainnya tentang cara sederhana menangani RT60 yang panjang.

Namun, hal ini baru berbicara tentang RT60 atau waktu dengung, belum berbicara soal ratanya respons frekuensi ruangan. Ada kabar baik, untuk kebutuhan live show atau profesional, respons frekuensi masih bisa sedikit dikoreksi secara elektronik menggunakan equalizer.

Mari kita gunakan ilmu dan teknologi untuk membuat masjid menjadi nyaman dan membuat jemaah betah, tidak hanya bagi mata, tetapi juga bagi telinga, karena 80% kegiatan di masjid adalah mendengarkan.

Salam,
Kang Eep
Konsultan Akustik & Sound Masjid
0813-3010-3010